Rabu, 12 Februari 2014

Bergaul

Dari Udstaz Arifin Badri

          Rasulullah SAW bersabda. "Orang yang beriman, yang ia berbaur (berinteraksi) dengan manuasia dan bersabar atas perbuatan buruk mereka, lebih besar pahalanya dari pada seorang yang beriman tapi tak berbaur (berinteraksi) dengan manusia dan tak sabar atas tindakan buruk mereka," [HR At-Tarmizi no 2507; Ibnu Majah no 4022 dishahihkan oleh Syaikh al-Albani, Shahih al-Jami' no 6651]


Pelajaran dari hadits di atas:
          Seorang Muslim atau Muslimah yang beriman seharusnya adalah hidup bermasyarakat dan tidak eksklusif atau mengasingkan diri dengan hanya berbaur pada kelompok atau komunitas tertentu saja. Seorang yang beriman seharusnya menjadi sosok teladan masyarakat, mencontohkan akhlak yang baik dan bisa berdakwahkan mereka kepada Islam yang sesungguhnya, walau itu pastilah sangat berat.

          Bersabar dalam mendakwahi mereka dan tetap bersikap lemah lembut, serta memberikan hikmah dalam pergaulan.
jangan mahal senyum!
Jangan sombong!
Jangan merasa diri lebih mulia!
Apa lagi 'laa salam wa laa kalam', tak mau ucap salam dan tak mau tegur sapa. Maka jangan salahkan mereka jika mereka menilai negatif.

          Berdakwahla kepada masyarakat. Merekapun berhak mendapatkan hidayah seperti kita. Semoga Allah memberi mereka hidayah dengan dakwah kita

wallahuala,

Semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar